Fakultas dan Prospek Awam

Tiada pengkotak-kotakan antara teknologi, sains, seni, dan bisnis dalam kehidupan yang benar-benar nyata. Itulah salah satu prinsip yang digunakan sebagai dalih atau alas an atas munculnya fakultas seni juga fakultas bisnis dalam Institut Teknologi Bandung ini. Cukup beralasan memang. Sekarang mari kita mengulas satu persatu dari 12 sekolah/ fakultas dan prospeknya dalam ITB ini.

Perhatian: Prospek yang ada disini hanyalah lelucon gak lucu dari orang-orang terhadap prodi tertentu. Tapi juga prospek yang bagus.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Fakultas ini memiliki 4 prodi sebagai jurusannya, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Astronomi. Seperti yang diketahui orang banyak, di Fakultas ini mahasiswa mempelajari Sains secara dasar dan menyeluruh, sesuai jurusannya tentu saja. Bisa dibilang, kemajuan sains dan penemuan sains terbaru dipegang oleh mahasiswa dari fakultas ini.

Di ITB sekitar 400 mahasiswa per angkatan belajar di sini. Perbandingan cewek-cowok seimbang. Prospek kerja dari lulusan FMIPA adalah semua orang sudah tahu. Dosen, pengajar, ilmuwan, peneliti atau yang berkecimpung di bidang sains lah.

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)

Adalah sebuah Fakultas (dibilang sekolah karena hanya punya 2 prodi yaitu biologi dan mikrobiologi) yang memfokuskan diri pada sisi kehidupan dan hayati. Biologi lah singkatnya.Peserta didik SITH mungkin sekitas 150 lebih. Perbandingan cewek-cowok pada SITH sedikit timpang dengan dominasi cewek. Selayaknya FMIPA, jurusan Biologi mempelajari tentang sains di bidang biologi itu sendiri, sehingga prospeknya pun sama dengan FMIPA. Sedangkan jurusan mikrobiologi, mungkin berprospek sebagai manusia yang ahli memanfaatkan mahluk-mahluk renik, seperti insinyur tempe mungkin.

Sekolah Farmasi (SF)

Sekolah Farmasi terbagi menjadi 2 prodi yaitu Sains dan Teknologi Farmasi dan Farmasi Klinik dan Komunitas. Namanya juga Farmasi, tentu saja hal yang dibicarakan adalah seputar kesehatan, obat, manusia dan begitulah. SF memiliki perbandingan cewek-cowok yang sangat timpang. Delapan puluh persen populasi anak SF adalah wanita. Itulah sebabnya SF mendapat nama lain sebagai School of Female. Prospek kerja SF? Tentu saja jadi tukang obat.

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

Empat prodi di FTTM adalah Teknik Metalurgi, Teknik Pertambangan, Teknik Perminyakan, dan Teknik Geofisika. Sesuai namanya, tentu saja pelajaran yang dibahas adalah seputar eksplorasi-eksplorasi bahan-bahan tambang-minyak dari bumi. Sedikit berbeda dengan dua sekolah sebelumnya, pria mendominasi di sini. Fakultas ini adalah salah satu yang paling banyak diincar oleh cama, karena memiliki prodi Teknik Perminyakan yang gosipnya prospeknya tinggi. Anda bisa kerja di SPBU pertamina dari prodi ini. Jadi penunggu bensin mungkin. Hehe… Atau setidaknya anda bisa berprofesi sebagai pandai besi jika apes-apes kecemplung ke Teknik Metalurgi.

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Segala hal yang berkaitan dengan pergerakan bumi dan permukaannya dibahas di fakultas ini. Ada empat prodi yaitu Teknik Geodesi, Teknik Geologi, Meteorologi, dan Oseanografi. Penulis tidak punya komentar tentang fakultas ini. Yang jelas, Tentu saja jika Anda masuk ke Oseanografi anda tidak akan menjadi penjaga pantai.

Fakultas Teknologi Industri (FTI)

Teknik Kimia, salah satu prodi paling ditakuti (baca: diminati) oleh cama. Dengan passinggrade yang tinggi, TK memiliki prospek yang sangat luas. Dua prodi lain di dalam FTI adalah TF (Teknik Fisika) dan TI (Teknik Industri).

Fakultas Teknik Mesin dan Kedirgantaraan (FTMD)

Sebuah Fakultas bagi mereka yang tertarik dengan keteknikan yang berhubungan dengan mesin, pesawat dan materi. Ya itu lah tiga prodi yang terdapat disini Teknik Mesin, Teknik Penerbangan, dan Teknik Material. Sepintas tidak nyambung memasukkan ketiga prodi itu kedalam suatu wadah tertentu yang notabene dispesifikasikan kepada prodi-prodi yang memiliki kemiripan. Penjelasan resminya adalah teknik kedirgantaraan memerlukan pembuatan mesin yang sangat canggih. Pembuatan mesin memerlukan materi yang spesifik, multiguna dan mudah didapat. Material menentukan pembuatan pesawat yang memerlukan spesifikasi materi yang sangat bertolak belakang kuat tapi ringan. Makanya ketiganya gabung jadi satu.

Teknik mesin memiliki perbandingan cowok-cewek yang lumayan. Sementara ini terkenal dengan perbandingan cewek:cowok = 1: 4, baca: 1 cewek 4 angkatan. Bayangkan betapa sulitnya mendapatkan pasangan hidup dari sini. Mungkin dari situasi inilah muncul omongan bahwa 50% mahasiswa ITB adalah homo dan 50% lain pasangannya. Tentu itu mitos, bagi yang berpendapat itu mitos. Prospek dari fakultas ini, Anda mungkin bisa buka toko material, jadi pramugari atau buka bengkel setelah keluar dari sini.

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Sekolah yang membicarakan tentang jiwa dari sebuah mesin modern. Suatu sistem yang membuat alat-alat zaman ini dapat berjalan mandiri, mobile, dan global. Terbagi menjadi 2 prodi Teknik Elektro dan Informatika, STEI merupakan salah satu (gosipnya kesatu) fakultas yang ber-grade paling tinggi. Kebanyakan mahasiswa stei berlatar belakang matematik atau computer.

Mungkin STEI merupkan fakultas kedua atau ketiga yang minim cewek. Di kelas gua aja cuma ada belasan cewek dari total siswa 90 orang perkelas. STEI memiliki prospek yang luas di semua bidang. Contohnya, Teknik Elektro mempunyai kesempatan untuk membuka kios reparasi jam dan informatika bisa jadi penjaga warnet yang baik.

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

Dahulu kala teknologi hanyalah dikuasi oleh kalangan militer. Sampai sekarang pun teknologi paling maju masih dikembangkan dengan tujuan militer. Banyak sekali alat-alat pionir terdepan teknologi sekarang awalnya dirancang untuk kepentingan militer yang rakyat sipil tidak dapat memakai bahkan mengetahuinya sekalipun. Oleh karena itulah, rakyat sipil membuat yang namanya teknil sipil.

Teknik Sipil adalah yang paling diminati disini selain Teknik Lingkungan dan Teknik Kelautan. Membahas tentang bangunan-bangunan super yang memerlukan perencanaan detil, hubungan alam dan manusia yang mestinya harmonis dan saling menjaga, serta eksplorasi dan penjagaan laut dan lain-lain. Perbandingan gender disini cukup merata. Prospek dari sini juga cukup luas dan banyak dicari, seperti Kuli, Cleaning Servis, dan Nelayan.

Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)

Berbeda dengan sipil, SAPPK membahas dan fokus terhadap disain dari suatu infrastruktur perkotaan dan isinya. Para perancang gedung atau arsitek adalah jebolan Arsitektur dan perancang kota jebolan Perencanaan Wilayah dan Kota. Jika sipil cenderung fokus ke konstruksi, struktur suatu bangunan, SAPPK juga lebih memerhatikan disain dari infrastruktur yang dibuatnya.

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Fakultas yang berhubungan dengan seni. Teknologi tentu akan hampar tanpa adanya seni dan disain. FSRD paling banyak memuat prodi. Kesemuanya yaitu Seni Rupa Murni, Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Desain Produk dan Kriya Seni. Karena dibawah naungan seni tentu bahasan disini tidak jauh dari itu. Perbandingan cewek-cowok disini sedikit didominasi oleh kaum hawa.

Terakhir,

Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)

Fakultas dengan satu-satunya prodi didalamnya Manajemen. Mahasiswa di sekolah ini adalah mahasiswa pilihan yang disaring khusus dengan jalur khusus dan tentu biaya yang khusus pula. Katanya, biayas disini adalah biaya aseli jika anda ingin kuliah di ITB. Untuk dapat kuliah di SBM Anda cukup membayar uang muka min 60 juta saja dan biaya per SKS yang 625ribu per SKS dan fasilitas hotel-like akan anda dapatkan disini. Namanya juga bisnis manajemen, tentu saja buka warung adalah alas an yang cukup setelah keluar dari sini.

———– Ya,

Itu semua adalah fakultas di Institut Teknologi Bandung. Semua informasi yang anda baca di atas adalah belum tentu benar (atau tentu belum benar?). Inilah ITB dengan kampusnya yang kecil tapi nasional. In HARMONIA PROGRESSIO. Untukmu Tuhan, Bangsa, dan Almamater.

About these ads

8 thoughts on “Fakultas dan Prospek Awam

  1. hmmm….sebenernya peminat TI hampir berimbang lho bed sm peminat TK,,,,
    tp berhubung kapasitas TI lebih besar, jd ngga senyeremin TK
    hhe…

    berhubung skrg sy anak TI, jd bela TI
    hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s